Mobile Legends: Bang Bang terus mencari cara agar pemain lama tetap memiliki alasan untuk kembali masuk ke Land of Dawn. Di tengah banjir hero baru, kolaborasi besar, dan meta yang terus berubah, Moonton justru menghadirkan sesuatu yang berlawanan dengan tren: Hero Old, versi klasik dari sejumlah hero yang pernah mendominasi era awal Mobile Legends.
Bagi pemain yang mulai bermain pada 2016 hingga 2019, fitur ini menghadirkan rasa nostalgia yang sulit digantikan. Sementara bagi generasi pemain yang baru mengenal MLBB beberapa tahun terakhir, Hero Old menjadi kesempatan melihat bagaimana karakter favorit pernah dimainkan sebelum mendapatkan revamp besar.
Alih-alih hanya mengubah tampilan visual, Hero Old membawa kembali animasi, skill, hingga sensasi bermain yang pernah menjadi ciri khas setiap karakter. Hasilnya bukan sekadar nostalgia, melainkan pengalaman baru yang terasa seperti membuka kembali arsip sejarah Mobile Legends.
Ketika hero lama mendapat kehidupan kedua
Seiring bertambahnya usia Mobile Legends, puluhan hero telah mengalami pembaruan besar. Ada yang berubah karena alasan keseimbangan permainan, ada pula yang mendapat desain ulang agar lebih sesuai dengan identitas visual terbaru.
Namun perubahan itu juga membuat sebagian pemain merasa kehilangan karakter yang dulu mereka kuasai.
Hero Old menjawab kerinduan tersebut. Versi klasik dari beberapa hero legendaris kini dapat dimainkan kembali di mode kasual, lengkap dengan mekanik yang pernah membuat mereka begitu populer di masanya.
Fitur ini bukan berarti Moonton ingin mengembalikan meta lama, melainkan memberi ruang bagi pemain untuk menikmati sejarah permainan tanpa mengganggu kompetisi Ranked.
Lima hero yang paling dirindukan
Moonton menghadirkan lima karakter ikonik sebagai gelombang pertama Hero Old. Masing-masing dipilih karena memiliki perubahan gameplay yang sangat signifikan selama bertahun-tahun.
1. Zilong
Sebelum menjadi fighter yang lebih modern, Zilong adalah simbol pemain solo push. Kecepatan menyerang dan kemampuan mengejar lawan membuatnya menjadi langganan pemula sekaligus senjata andalan saat menghancurkan turret dengan cepat.
Versi klasiknya mengembalikan gaya bermain agresif yang begitu melekat pada era awal MLBB.
2. Yi Sun-shin
Yi Sun-shin lama dikenal sebagai hero yang unik karena mampu berganti antara serangan jarak jauh dan jarak dekat dengan tempo permainan yang berbeda. Revamp membuatnya jauh lebih fleksibel sebagai jungler, tetapi banyak pemain masih mengingat sensasi mekanik lamanya yang lebih menantang.
3. Vexana
Sulit membahas Hero Old tanpa menyebut Vexana. Mage ini pernah terkenal berkat ultimate yang dapat mengutuk musuh dan memanggil boneka bayangan untuk bertarung di pihaknya. Efek tersebut menjadi salah satu skill paling ikonik sebelum akhirnya diubah total melalui revamp.
4. Akai
Akai klasik menawarkan identitas tank yang sederhana tetapi efektif. Putaran ultimatenya menjadi mimpi buruk bagi lawan yang salah posisi, terutama ketika dipakai mengunci carry di dalam turret.
5. Chou
Bagi banyak veteran, Chou adalah definisi mekanik tinggi. Combo knock-up, tendangan Dragon, hingga permainan freestyle membuat hero ini menjadi favorit para pemain yang gemar memamerkan skill individu. Versi lamanya membawa kembali tempo permainan yang berbeda dari Chou saat ini.
Hanya hadir di Classic dan Brawl
Menariknya, Hero Old tidak bisa digunakan di Ranked. Moonton menempatkannya secara eksklusif di mode Classic dan Brawl, sehingga pemain bebas bereksperimen tanpa memengaruhi keseimbangan kompetitif.
Keputusan ini membuat suasana pertandingan terasa lebih santai. Banyak squad justru memanfaatkan mode Classic sebagai ajang reuni, memilih hero lawas yang dulu sering dipakai saat masih bermain bersama di bangku sekolah.
Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa nostalgia bisa menjadi alasan yang sama kuatnya dengan kemenangan. Kira-kira apa hero klasik favoritmu?



